Sabtu, 02 April 2011

Tips Membeli Handphone Bekas


Sepertinya handphone sudah menjadi kebutuhan primer pada saat ini , tak terhitung berapa unit handphone yang terjual setiap harinya di indonesia . Setiap perusahaan handphone terkenal di dunia berlomba menciptakan handphone-handphone baru dengan berbagai fitur-fitur canggih dan modern yang mampu memikat dan dibeli para konsumen di seluruh dunia . Handphone keluaran baru relatif lebih mahal , dibanding dengan handphone terdahulu , meskipun terkadang handphone keluaran baru hanya dirubah bagian luar atau casingnya saja , untuk menarik minat konsumen , padahal fiturnya sama aja dengan keluaran lama . Handphone juga beragam harganya , mulai dari yang paling murah hingga yang paling mahal tersedia , hanya dengan uang Rp100.000 kita sudah bisa memiliki hp. Handphone bekas terkadang akan menjadi alternatif bagi para peminat handphone, mungkin karena keterbatasan biaya yang menjadi penyebabnya atau mungkin juga tidak ingin mengeluarkan uang banyak hanya untuk membeli hp .

Untuk membeli hp bekas , beberapa tips sebagai berikut

1 . Perhatikan dengan teliti semua bagian luar casing handphone , coba anda tekan satu persatu tombol-tombol keypad hp . Jika tombol handphone terasa kaku dan agak sulit untuk di tekan berarti casing sudah tidak original lagi.

2. Lihat mesin handphone dengan membuka baterai , lihat merek yang tertulis disana , Misalnya anda ingin membeli hp merek Nokia , pastikan bahwa tulisan yang ada pada mesin hp juga Nokia , jangan-jangan casing doang yang Nokia mesinnya NOKLA .

3. Meskipun waktu yang agak lama , namun ada baiknya anda bersabar jika pilihan anda memang harus membeli handphone bekas . Coba lihat dibagian bawah tombol pada bagian casing atas atau dibawah tombol-tombol huruf dan angka , biasanya handphone yang sudah beruang kali masuk bengkel ada bekas perbaikan disana .

4. Kemudian teliti pada bagian charger handphone , biasanya original dan palsu hanya memiliki sedikit perbedaan , ciri-ciri charger yang original adalah kabel lebih panjang dan lebih berat dari pada yang palsu . Pada proses charger juga yang palsu akan lebih lama dari pada yang original

5. Lalu coba anda lihat pada bagian atas layar ponsel , perhatikan sinyalnya apakah normal atau timbul hilang , berikan waktu anda sekitar 5 menit untuk memperhatikan sinyal pada handphone , apakah berfungsi secara sempurna atau tidak .

6. Tanyakan garansi handphone tersebut , apakah masih ada atau tidak , terkadang handphone bekas juga masih memiliki garansi atau belum lewat masa garansinya .

7. Perhatikan dan tanya kondisi baterai handphone , memang agak sulit untuk membedakan baterai yang original dan palsu juga untuk membuktikan , tetapi setidaknya anda berusaha tau tentang kondisi baterai dengan mencoba lebih lama dan bersabar saat membeli hp , tidak usah pedulikan penjual yang sudah mulai bosan melihat ulah anda , dari pada nantinya anda menyesal . Misalnya dengan memasang musik jika ada, atau radio dan lain – lain , uji baterai apakah langsung lobet atau tetap full , biasanya yang original , bila dalam keadaan full dan digunakan bisa bertahan hingga 3 hari , jika palsu atau sudah bocor biasanya hanya beberapa menit saja .

8. Periksa Nomor Imei pada handphone , caranya tekan *#06# pada hp , nanti akan muncul 15 digit angka itulah adalah imei hp tersebut , misalnya 355201030143215 . Perhatikan kembali mesin handphone di belakang baterai , apakah imei yang anda cek tadi sama dengan yang tertera dibagian mesin hp, jika tidak urungkan niat anda untuk membeli hp di tempat itu  dan cari yang lain .

9. Harga Handphone
Sebelum anda membeli handphone coba anda tanya berapa pasaran merek hp yang ingin anda beli lebih dari satu counter .

10. Sebaiknya kelengkapan handphone semua ada , seperti charger,headset,buku panduan,kotak,kabel data dan lain-lain


Tidak ada komentar:

Posting Komentar